Continue Reading »»»
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Panel Home
Other Content
HR BUKHARIHR BUKHARI
    • Posts
    • Comments
    • Pageviews

  • Translate
  • Kajian Tanya Jawab Aqidah Islam


    Soal 1: Untuk apa Allah menciptakan kita?
    Jawaban: Dia menciptakan kita agar beribadah kepadaNya serta tidak menyekutukanNya dengan sesuatupun.
    Dalil dari AlQur’an:

    وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالأِنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ (الذريات:56)

    Dan tidaklah Kami ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepadaKu.
    Dalil dari sunnah:

    )حق الله على العباد أن يعبدوه ولا يشركوا به شيئاً ( متفق عليه

    Hak Allah atas hambaNya bahwa mereka menyembahNya dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun
    Soal 2: Bagaimana kita menyembah Allah subhanahu wa ta'ala?


    Jawaban: Sebagaimana Allah dan RosulNya perintahkan.
    Dalil dari AlQur’an:

     َمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ(البينة: من الآية5)

    Dan tidaklah mereka diperintah kecuali agar beribadah kepada Allah dengan hanya mengikhlaskan diin untukNya.

    Dalil dari sunnah:

    [ من عمل عملاً ليس عليه أمرنا فهو ردّ ] رواه مسلم

    Barang siapa melakukan suatu amal yang tidak ada dalam perkara kami maka amalan itu tertolak.
    Soal 3: Apakah kita menyembah kepada Allah dengan perasaan takut dan harapan?
    Jawaban: Ya! Kita menyembahnya Allah dengan rasa takut dan harapan
    Dalil dari AlQur’an:

    وَادْعُوهُ خَوْفاً وَطَمَعاً(الأعراف: من الآية56)

    Dan serulah Dia oleh kalian dalam kondisi takut[dari neraka] dan harap [kepada surga]
    Dalil dari sunnah:

    [أسأل الله الجنة وأعوذ به من النار] صحيح رواه أبو داود

    Saya mohon Allah surga dan berlindung denganNya dari neraka.
    Soal 4: Apa yang dimaksudkan Ihsan dalam ibadah?
    Jawaban: merasa diawasi oleh Allah saja, yang Dia selalu melihat kita.
    Dalil dari AlQur’an:

    إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً(النساء: من الآية1)

    Sesungguhnya Allah atas kalian selalu mengawasi.

    الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ (الشعراء:218)

    Yang melihatmu ketika engkau berdiri[untuk sholat]
    Dalil dari sunnah:

    [ الإحسان أن تعبدوا الله كأنك تراه فإن لم تكن تراه فإنه يراك] رواه مسلم.

    Ihsan adalah engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihatNya, dan jika engkau tidak melihatNya sesungguhnya Dia melihatmu.
    Soal 5: Untuk apa Allah mengutus para rasul?
    Jawaban:Untuk mengajak beribadah kepadaNya dan menghilangkan penyekutuan dariNya.
    Dalil dari AlQur’an:

    وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولاً أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوت (النحل: من الآية36)

    Dan sungguh Kami telah mengutus pada setiap umat seorang rasul hendaklah kalian menyembah Allah dan menjauhi thoghut.
    Dalil dari sunnah:

    [والأنبياء إخوة ودينهم واحد] متفق عليه

    Para nabi itu bersaudara dan agama mereka satu. ya’ni semua rasul mengajak kepada tauhid.
    Soal 6: Apa yang dimaksud dengan tauhid Ilah?
    Jawaban: MengesakanNya dengan Ibadah, do’a, nadzar dan hukum.
    Dalil dari AlQur’an:

    فَاعْلَمْ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلا اللَّه(محمد: من الآية19)

    Ketauhilah bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah dengan haq kecuali Allah.
    Dalil dari sunnah:

    [فليكن أول ما تدعوهم إليه شهادة أن لا إله إلا الله] متفق عليه

    Hendaklah yang pertama kali yang engkau menyeru mereka kepadanya persaksian bahwa tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah.
    Soal 7: Apa makna ungkapan: laa ilaaha illallah.
    Jawaban: Tidak ada yang disembah dengan haq kecuali Allah.
    Dalil dari AlQur’an:

    ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ هُوَ الْبَاطِل(الحج: من الآية62)

    Demikian itu karena Allah adalah Dialah yang haq dan apa yang mereka seru selainnya adalah yang batil.
    Dalil dari sunnah:

    [من قال لا إله إلا الله وكفر بما يعبد من دون الله حرم ماله ودمه] رواه مسلم .

    Barang siapa yang berkata: tidak ada Ilah yang haq disembah kecuali Allah, haramlah hartanya [untuk diambil] dan darahnya [untuk ditumpahkan] HR Muslim]
    Soal 8: Apa ma’na tauhid dalam masalah sifat Alloh?
    Jawaban: Mengukuhkan apa yang disifatkan Allah dan RasulNya untuk diriNya.
    Dalil dari AlQur’an:

    لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ(الشورى: من الآية11)

    Tidak ada yang seperti Dia sesuatupun, dan Dia Maha Mendengar dan Melihat.
    Dalil dari sunnah:

    [ينـزل ربنا تبارك وتعالى في كل ليلة إلى السماء الدنيا] متفق عليه

    Robb kita Yang Maha Agung dan Tinggi setiap malam turun ke langit dunia [mutafaqun ‘alaihi] turun sesuai dengan keagunganNya dan kesucianNya
    Soal 9: Apa faedah tauhid bagi seorang muslim.
    Jawaban: Petunjuk di dunia dan keamanan di akherat.
    Dalil dari AlQur’an:

    الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ(الأنعام:82)

    Orangorang yang beriman dan tidak mencampur keimanan mereka dengan kedholiman[kesyirikan] mereka mendapatkan keamanan dan merekalah orang-orang yang mendapatkan petunjuk.
    Dalil dari sunnah:

    [حق العباد على الله أن لا يعذب من لا يشرك به شيئاً] متفق عليه

    Hak hamba terhadap Allah bahwa Dia tidak menyiksa orang yang tidak menyekutukanNya dengan sesuatupun
    Soal 10: dimana Allah?
    Jawaban: Allah di atas langit diatas Arsy.
    Dalil dari AlQur’an:

    الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى(طـه:5)

    ArRohman [Allah Yang Maha Pengasih] bersemayam di atas Arsy.
    Dalil dari sunnah:

    [إن الله كتب كتاباً إن رحمتي سبقت غضبي فهو مكتوب عنده فوق العرش] روها البخاري

    Sesungguhnya Allah telah menulis buku: yang tertulis di dalamnya] sesungguhnya RahmatKu mengalahkan kemurkaanKu kitab itu tertulis di sisiNya di atas Arsy.
    Soal 11: Apakah Allah bersama kita dengan ilmuNya atau dengan DzatNya?
    Jawaban: Allah bersama kita dengan ilmuNya mendengar dan melihat.
    Dalil dari AlQur’an:

    قَالَ لا تَخَافَا إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَى(طـه:46)

    Allah berfirman: jangan kalian berdua takut sungguh Aku bersama kalian berdua mendengar dan melihat.
    Dalil dari sunnah:

    إنكم تدعون سميعاً قريباً وهو معكم [رواه مسلم]

    Sesungguhnya kalian menyeru Dzat Yang Maha Mendengar Maha dekat dan Dia bersama kalian. Yaitu dengan IlmuNya melihat dan mendengar kalian
    Soal 12: Apa dosa yang paling besar?
    Jawaban: Dosa yang paling besar sirik menyekutukan Alloh?
    Dalil dari AlQur’an:

    يَا بُنَيَّ لا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ(لقمان: من الآية13)

    Wahai anakku janganlah engkau menyekutukan Allah, sesungguhnya syirik itu kedholiman yang besar.
    Dalil dari sunnah:

    [سئل صلى الله عليه وسلم أي الذنب أعظم قال: أن تدعو لله ندّاً وهو خلقك] رواه مسلم

    Nabi saw ditanya tentang dosa apa yang paling besar. Beliau bersabda: engkau menyeru bandingan untuk Alloh sedang Dia telah menciptakan kamu
    Soal 13: Apa syirik besar itu?
    Jawaban: Yaitu mengarahkan ibadah untuk selain Allah seperti doa.
    Dalil dari AlQur’an:

    قُلْ إِنَّمَا أَدْعُو رَبِّي وَلا أُشْرِكُ بِهِ أَحَداً(الجـن:20)

    Katakanlah tiada lain saya menyeru [berdoa] kepada Robbku dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatupun.
    Dalil dari sunnah:

    [أكبر الكبائر الإشراك بالله] رواه البخاري

    Dosa yang paling besar dari dosa-dosa besar adalah menyekutukan Allah.
    Soal 14: Apa bahaya syirik besar?
    Jawaban: Syirik besar penyebab kekal di neraka?
    Dalil dari Al Qur’an:

    إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ (المائدة: من الآية72)

    Sesungguhnya siapa yang menyekutukan Allah maka sungguh Allah telah mengharamkan atasnya sorga dan tempat tinggalnya di neraka.
    Dalil dari sunnah:

    [من مات يشرك بالله شيئاً دخل النار] رواه مسلم

    Barang siapa mati dalam keadaan menyekutukan Allah dengan sesuatu pasti masuk neraka
    Soal 15: Apakah amalan bermanfaat jika dibarengi kesyirikan
    Jawaban: Amal tidak bermanfaat yang dibarengi dengan syirik.
    Dalil dari AlQur’an:

    وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ(الأنعام: من الآية88)

    Kalau mereka menyekutukan sungguh gugurlah apa yang mereka amalkan.
    Dalil dari sunnah:

    [من عمل عملاً أشرك فيه معي غيري تركته وشركه]رواه مسلم

    Barang sipa yang beramal suatu amalan ia menyekutukan didalamnya selain Aku, Aku tinggalkan dia dan sekutunya
    Soal 16: Apakah kesyirikan itu ada di kalangan kaum muslimin.
    Jawaban: Ya! banyak dan amat di sayangkan.
    Dalil dari AlQur’an:

    وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللَّهِ إِلا وَهُمْ مُشْرِكُونَ (يوسف:106)

    Dan tidaklah beriman kepada Allah kebanyakan mereka kecuali mereka berbuat syirik.
    Dalil dari sunnah:

    [لا تقوم الساعة حتى تلحق قبائل من أمتي بالمشركين وحتى تعبد الأوثان] صحيح رواه الترمذي

    Tidaklah terjadi kiamat sehingga beberapa kabilah dari umatku bergabung dengan musyrikin dan sehingga berhala disembah.
    Soal 17: Apa hukum berdoa kepada selain Allah seperti para wali?
    Jawaban: Berdoa kepada mereka suatu kesyirikan memasukkan ke neraka.
    Dalil dari AlQur’an:

    فَلا تَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَهاً آخَرَ فَتَكُونَ مِنَ الْمُعَذَّبِينَ(الشعراء:213)

    Maka jangan engkau seru bersama Allah Ilah yang lain maka engkau termasuk orang yang disiksa.
    Dalil dari sunnah:

    [من مات وهو يدعو من دون الله ندّاً دخل النار] رواه البخاري

    Barang siapa mati dan dia menyeru selain Allah sebagai bandingan pastilah ia masuk neraka.
    Soal 18: Apakah doa itu ibadah kepada Allah?
    Jawaban: Ya doa adalah ibadah kepada Allah ta’aala.
    Dalil dari AlQur’an:

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ (غافر: من الآية60)

    Robbmu berfirman: berdoalah kepadaKu pasti aku kabulkan buat kalian
    Dalil dari sunnah:

    [الدعاء هو العبادة] رواه الترمذي وقال حديث صحيح

    Doa itu ibadah.
    Soal 19: Apakah orang mati mendengar doa?
    Jawaban: Orang-orang mati tidak mendengar doa.
    Dalil dari AlQur’an :

    إِنَّكَ لا تُسْمِعُ الْمَوْتَى (النمل: من الآية80)

    Sesungguhnya engkau tidak memperdengarkan orang mati.

    وَمَا أَنْتَ بِمُسْمِعٍ مَنْ فِي الْقُبُورِ(فاطر: من الآية22)

    Dan tidak engkau memperdengarkan orang yang ada dalam kuburan.
    Dalil dari sunnah:

    إن لله ملائكة سياحين في الأرض يبلغون عن أمتي السلام صحيح رواه أحمد

    Sesungguhnya Allah memiliki Malaikat-Malaikat yang terbang ke berbagai tempat di bumi menyampaikan kepadaku salam dari umatku.
    Soal 20: Apakah kita minta bantuan kepada orang mati?
    Jawaban: Kita tidak minta bantuan kepada mereka, bahkan kita istighotsah dengan Allah.
    Dalil dari AlQur’an:

    إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ (لأنفال: من الآية9)

    Ingatlah ketika kalian istigotsah kepada Robb kalian maka Dia mengabulkan kalian.
    Dalil dari sunnah:

    [كان إذا أصابه هم أو غم قال : يا حي يا قيوم برحمتك أستغيث]حسن

    Adalah Nabi jika terkena kesusahan dan kesedihan beliau berdoa: wahai Dzat Yang Maha Hidup, Wahai Dzat Yang Mengurusi MakhluqNya dengan rahmatMu aku beristighotsah.
    Soal 21: Apakah boleh minta pertolongan kepada selain Allah
    Jawaban: Tidak boleh minta pertolongan kecuali kepada Allah.
    Dalil dari AlQur’an:

    إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ(الفاتحة:5)

    Hanya kepadaMu lah kami menyembah.
    Dalil dari sunnah:

    [إذا سألت فاسأل الله وإذا استعنت فاستعن بالله] رواه الترمذي وقال حديث حسن.

    Soal 22: Apakah kita minta bantuan kepada yang hidup dan hadir?
    Jawaban: Ya apa yang mereka mampu melakukan.
    Dalil dari AlQur’an:

    وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلا تَعَاوَنُوا عَلَى الْأِثْمِ وَالْعُدْوَانِ (المائدة: من الآية2)

    Tolong menolonglah dalam masalah kebajikan dan taqwa dan jangan tolong menolong dalam masalah dosa dan permusuhan.
    Dalil dari sunnah:

    إذا سألت فاسأل الله رواه الترمذي

    Kalau engkau minta mintalah kepada Allah dan jika engkau minta pertolongan mintalah kepada Allah.
    Dalil dari sunnah:

    [والله في عون العبد ما دام العبد في عون أخيه]

    Allah berada dalam membantu seorang hamba, selama hamba tadi dalam membantu saudaranya.
    Soal 23: Apakah boleh nadzar untuk selain Allah?
    Jawaban: Tidak boleh nadzar kecuali untuk Allah.
    Dalil dari AlQur’an:

     رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّراً فَتَقَبَّلْ مِنِّي(آل عمران: من الآية35)

    Wahai Robbku sungguh aku bernadzar untukMu apa yang ada dalam perutku sebagai orang yang bebas [untuk berkhidmah di Masjid Al-Aqsho] maka terimalah dariku
    Dalil dari sunnah:

    [من نذر أن يطيع الله فليطعه ومن نذر أن يعصيه الله فلا يعصه]رواه البخاري.

    Siapa yang bernadzar untuk taat kepada Allah hendaklah ia mentaatinya [melaksanakan nadzarnya] barang siapa bernadzar untuk maksiat, janganlah ia mendurhakaiNya [dengan tidak melaksanakan nadzarnya]
    Soal 24: Apakah boleh menyembelih untuk selain Allah?
    Jawaban: Tidak boleh, karena hal itu termasuk syirik besar.
    Dalil dari AlQur’an:

    فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ(الكوثر:2)

    Maka sholatlah untuk Robbmu dan sembelihlah [untukNya saja].
    Dalil dari sunnah:

    [لعن الله من ذبح لغير الله] رواه مسلم

    Semoga Allah melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allah.
    Soal 25: Apakah boleh thowaf di kuburan?
    Jawaban: Tidak boleh thowaf kecuali di Ka’bah.
    Dalil dari AlQur’an:

     وَلْيَطَّوَّفُوا بِالْبَيْتِ الْعَتِيقِ(الحج: من الآية29)

    Dan thowaflah kalian di Rumah Atiq [Ka'bah].
    Dalil dari sunnah:

    [من طاف بالبيت سبعا وصلى ركعتين كان كعتق رقبة ] صحيح رواه ابن ماجه.

    Barang siapa yang thowaf di Baitulloh tujuh kali dan sholat dua roka’at, adalah seperti memerdekakan budak.
    Soal 26: Apakah boleh sholat sementara kuburan ada di depan anda?
    Jawaban: Tidak boleh sholat kearah kuburan.
    Dalil dari AlQur’an:

     فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ(البقرة: من الآية144)

    Maka arahkan wajahmu ke Al-Masjidil Harom yaitu menghadaplah ke Ka’bah.
    Dalil dari sunnah:

    [لا تجلسوا على القبر ولا تصلّوا إليها]رواه مسلم.

    Janganlah kalian duduk diatas kuburan dan janganlah sholat kepadanya.
    Soal 27: Apa hukum melakukan sihir?
    Jawaban: Hukumnya melakukan sihir adalah kafir.
    Dalil dari AlQur’an:

     وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْر(البقرة: من الآية102)

    Akan tetapi setan setan itu kafir, mereka mengajari manusia sihir.
    Dalil dari sunnah:

    [ اجتنبوا الموبقات : الشرك بالله، والسحر ......رواه مسلم

    Jauhilah oleh kalian tujuh dosa yang membinasakan: syirik, sihir.....
    Soal 28: Apakah kita boleh mempercayai dukun dan peramal ?
    Jawaban:Kita tidak boleh mempercayai keduanya dalam memberitakan masalah ghoib.
    Dalil dari AlQur'an:

    قُلْ لا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ (النمل:65)

    Katakanlah tidak ada yang di langit maupun di bumi yang mengetaui tentang ghoib kecuali Allah dan mereka tidak sadar kapan dibangkitkan.
    Dalil dari sunnah:

    [من أتى عرافاً أو كاهناً فصدقه بما يقول فقد كفر بما أنزل على محمد] صحيح رواه أحمد.

    Barang siapa yang mendatangi para normal atau dukun kemudian membenarkan apa yang dikatakan sungguh ia telah kafir dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad.
    Soal 29: Apakah ada yang mengetahui yang ghoib?
    Jawaban: Tidak ada satupun yang mengetahui yang ghoib kecuali Allah.
    Dalil dari AlQur’an:

    [وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لا يَعْلَمُهَا إِلا هُوَ )(الأنعام: من الآية59)

    Dan di sisiNya kunci-kunci ghoib, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia.
    Dalil dari sunnah:

    [لا يعلم الغيب إلا الله] حسن رواه الطبراني

    Tidak ada yang mengetahui yang ghoib kecuali Dia [Hadits hasan Riwayat Tobarony]
    Soal 30:Dengan hukum apa kaum muslimin wajib menghukumi?
    Jawaban: Mereka wajib menghukumi dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah

    وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ(المائدة: من الآية44)

    Dan siapa yang tidak berhukum dengan apa yang Allah turunkan, mereka adalah orang-orang kafir.
    Dalil dari sunnah:

    [الله هو الحكم وإليه المصير] حسن رواه أبو داود

    Allah adalah penentu hukum, dan kepada-Nya tempat kembali. Hadits hasan diriwayatkan oleh Abu Dawud.
    Soal 31: Apa hukum undang-undang yang bertentangan dengan Islam?
    Jawaban: Mengamalkannya hukumnya kafir, jika ia membolehkannya.
    Dalil dari AlQur’an:

    )وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ)(المائدة: من الآية49)

    Dan hukumilah diantara mereka dengan apa yang diturunkan oleh Allah
    Dalil dari sunnah:

    [ومن لم تحكم أئمتهم بكتاب الله ويتخيروا مما أنزل الله إلا جعل الله بأسهم بينهم شديد ]

    Dan siapa yang pemimpin-pemimpin mereka tidak menghukumi dengan kitab Allah dan memilih dari apa yang Allah turunkan kecuali Allah jadikan permusuhan kuat diantara mereka.
    Soal 32: Apakah boleh bersumpah dengan selain Allah?
    Jawaban: Tidak boleh bersumpah kecuali dengan Nama Allah.
    Dalil dari AlQur’an:

     بَلَى وَرَبِّي لَتُبْعَثُن(التغابن: من الآية7)

    Ya pasti dan Demi Pemeliharaku sungguh kalian pasti dibangkitkan.
    Dalil dari sunnah:

    [من حلف بغير الله فقد أشرك] صحيح رواه أحمد

    Barang siapa yang bersumpah dengan selain Allah sungguh telah musyrik [Hadits shohih riwayat Ahmad]
    Soal 33: Apakah boleh menggantungkan kalung pengaman dan jimat?
    Jawaban:Tidak boleh menggantungkannya, karena termasuk syirik.
    Dalil dari AlQur’an:

    وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلا كَاشِفَ لَهُ إِلا هُو(الأنعام: من الآية17)

    Dan jika menimpamu suatu bahaya, maka tidak ada yang bisa menghilangkan kecuali Dia.
    Dalil dari sunnah:

    [من علق تميمة فقد أشرك] صحيح رواه أحمد

    Barang siapa nmenggantungkan azimat maka ia telah musyrik .
    Soal 34: Dengan apa kita bertawassul kepada Allah?
    Jawaban: Kita tawassul kepada Allah dengan nama-namaNya, sifat-sifatNya dan amal sholeh.
    Dalil dari AlQur’an:

    وَلِلَّهِ الأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا (لأعراف: من الآية180)

    Milik Allah nama-nama yang baik maka berdoalah dengannya.
    Dalil dari sunnah:

    [أسألك بكل اسم هو لك سميت به نفسك] صحيح رواه أحمد

    Aku mohon kepadaMu dengan segala nama yang dia milikmu, Engkau beri nama dengannya akan DzatMu.
    Soal 35: Apakah doa memerlukan perantara makhluq?
    Jawaban: Doa tidak memerlukan perantara.
    Dalil dari Al-Qur’an:

    وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ(البقرة: من الآية186)

    Jika hambaku bertanya kepadamu tentang Aku sesungguhnya Aku dekat, aku mengabulkan doa orang yang berdoa jika berdoa kepadaKu
    Dalil dari sunnah:

    [إنكم تدعون سميعاً قريباً وهو معكم] رواه مسلم

    Sesungguhnya engkau berdoa kepada Dzat Yang Maha Mendengar Dekat, dan Dia bersamamu.
    Soal 36: Apa tugas yang diperankan rasul?
    Jawaban: Tugas yang diperankan Rasul adalah menyampaikan wahyu.
    Dalil dari AlQur’an:

    يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ بَلِّغْ مَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ (المائدة: من الآية67)

    Wahai Rasul sampaikan apa yang diturunkan kepadamu dari Robbmu.
    Dalil dari sunnah:

    [اللهم اشهد] مسلم

    Ya Allah saksikanlah. [ini jawaban beliau atas ucapan sahabat yang berkata kami bersaksi bahwa engkau telah menyampaikan, menunaikan amanah, dan menasehati]
    Soal 37: Dari siapa kita mohon syafa’at nabi ?
    Jawaban: Kita mohon syafaat Nabi dari Allah Subhanahu wa ta’ala.
    Dalil dari Al-Qur’an:

    قُلْ لِلَّهِ الشَّفَاعَةُ جَمِيعاً لَه(الزمر: من الآية44)

    Katakanlah hanya milik Allah lah seruruh syafa’at
    Dalil dari sunnah :

    اللهم شفعه في [ أي شفع الرسول صلى الله عليه وسلم في] رواه الترمذي وقال حديث حسن.

    Ya Allah jadikanlah dia [Rasul] pemberi syafa’at untukku.
    Soal 38: Bagaimana kita mencintai Allah dan Rasulullah?
    Jawaban: Cinta dengan bentuk ketaatan dan mengikuti perintah.
    Dalil dari AlQur’an:

    قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ (آل عمران: من الآية31)

    Katakanlah jika anda mencintai Allah, maka ikutilah aku niscaya Allah mencintai kalian.
    Dalil dari sunnah:

    [لا يؤمن أحدكم حتى أكون أحب إليه من والده وولده والناس أجمعين] البخاري

    Tidaklah beriman seorang diantara kalian sehingga aku lebih ia cintai dari pada cintanya kepada orang tuanya, anaknya, dan seluruh manusia. HR Bukhori.
    Soal 39: Apakah boleh berlebih-lebihan dalam memuji Rasulullah?
    Jawaban: Kita tidak berlebih-lebihan dalam memuji Rasul.
    Dalil dari AlQur’an:

    قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَى إِلَيَّ ً(الكهف:110)

    Katakanlah tiada lain saya hanya seorang manusia seperti kalian, telah diwahyukan kepadaku.
    Dalil dari sunnah:

    [لا تطروني كما أطرت النصارى ابن مريم فإنما أنا عبد فقولوا عبد الله ورسوله] البخاري

    Jangan engkau lebih lebihkan saya sebagaimana Nasoro Melebih lebihkan Isa anak Maryam tiada lain saya seorang hamba, maka katakanlah hamba Allah dan RasulNya
    Soal 40: Siapa makhluq pertama kali.
    Jawaban: Dari manusia Adam, dari benda pena.
    Dalil dari AlQur’an:

    إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَراً مِنْ طِينٍ(صّ:71)

    Ingatlah ketika RobbMu berfirman kepada Malaikat sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.
    Dalil dari sunnah:

    [إن أول ما خلق الله القلم] رواه أبو داود والترمذي وقال حديث حسن

    Pertama kali yang Allah ciptakan adalah pena.
    Soal 41: Dari apa diciptakan Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam.
    Jawaban: Allah menciptakan Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam dari nutfah.
    Dalil dari AlQur’an:

    هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَة(غافر: من الآية67)

    Dialah yang menciptakan kalian dari tanah kemudian dari nutfah.
    Dalil dari sunnah:

    [إن أحدكم يجمع خلقه في بطن أمه أربعين يوماً نطفة] متفق عليه

    Sesungguhnya seorang diantara kalian dikumpulkan penciptaannya di perut ibunya empat puluh hari sebagai nutfah.
    Soal 42: Apa hukum jihad dijalan Allah?
    Jawaban: Jihad wajib dengan harta, jiwa dan lisan.
    Dalil dari AlQur’an:

    انْفِرُوا خِفَافاً وَثِقَالاً وَجَاهِدُوا بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ(التوبة: من الآية41)

    Berangkat lah jihad dalam kondisi ringan maupun berat dan berjihad lah dengan harta kalian dan jiwa kalian
    Dalil dari sunnah:

    [جاهدوا المشركين بأموالكم وأنفسكم وألسنتكم] صحيح رواه أبو داود.

    Berjihad lah melawan orang-orang musyrikin dengan harta kalian, jiwa kalian dan lidah kalian
    Soal 43: Apa wala’ untuk orang beriman?
    Jawaban: Yaitu cinta, menolong orang-orang yang beriman yang bertauhid.
    Dalil dari AlQur’an:

    وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْض(التوبة: من الآية71)

    Orang beriman laki dan perempuan sebagian mereka sebagai wali sebagian yang lainnya
    Dalil dari sunnah:

    [المؤمن للمؤمن كالبنيان يشد بعضه بعضاً] رواه مسلم

    Orang mukmin bagi mukmin yang lainnya seperti satu bangunan sebagian menguatkan sebagian yang lainnya.
    Soal 44: Apakah boleh berloyalitas kepada orang kafir dan menolong mereka?
    Jawaban: Tidak boleh berloyalitas kepada orang kafir dan menolong mereka.
    Dalil dari Al-Qur’an:

    وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُم(المائدة: من الآية51)

    Barang siapa mengambil mereka sebagai wali maka sesungguhnya dia termasuk dari golongan mereka .
    Dalil dari sunnah:

    [إن آل بني فلان ليسوا لي بأولياء] متفق عليه

    Sesungguhnya keluarga bani fulan bukan waliku [karena mereka orang kafir]
    Soal 45: Siapa wali itu?
    Jawaban: Wali adalah orang beriman yang bertaqwa?
    Dalil dari AlQur’an:

    أَلا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُون الذين آمنوا وكانوا يتقونَ(يونس:62)

    Ketauhilah sesungguhnya wali-wali Allah tidak ada rasa takut atas mereka juga tidak mereka sedih. Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka bertaqwa.
    Dalil dari sunnah:

    [إن وليي الله وصالح المؤمنين] متفق عليه

    Sesungguhnya waliku adalah Allah dan orang beriman yang sholeh
    Soal 46: Untuk apa Allah menurunkan Al-Qur’an.
    Jawaban: Allah menurunkan Al-Quran untuk diamalkan.
    Dalil dari AlQur’an:

    اتَّبِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ وَلا تَتَّبِعُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاء(لأعراف: من الآية3)

    Ikutilah apa yang diturunkan kepada kalian dari Robb kalian dan jangan ikuti wali selainNya.
    Dalil dari sunnah:

    [اقروا القرآن واعملوا به ولا تستكثروا به] صحيح رواه أحمد

    Bacalah AlQur’an dan amalkan, jangan engkau memperbanyak harta dengannya .
    Soal 47:Apakah kita mencukupkan diri dengan Alqur’an dari hadits.
    Jawaban:Kita tidak mencukupkan diri dengan Al-Qur’an dari hadits.
    Dalil dari AlQur’an:

    وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ(النحل: من الآية44)

    Dan telah kami turunkan peringatan kepadamu agar engkau menerangkan kepada manusia apa yang diturunkan kepada mereka.
    Dalil dari sunnah:

    [ألا وإني أوتيت القرآن ومثله معه] صحيح رواه أبو داود

    Ketauhilah sesungguhnya aku diberi AlQur’an dan sepertinya bersamanya.
    Soal 48: Apakah kita mendahulukan satu ucapan diatas ucapan Allah dan rasulNya.
    Jawaban: Kita tidak mendahulukan satu ucapan diatas ucapan Allah dan RasulNya.
    Dalil dari Al-Qur’an:

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ وَرَسُولِهِ(الحجرات: من الآية1)

    Hai orang-orang beriman janganlah kalian mendahului dihadapan Allah dan RasulNya
    Dalil dari sunnah:

    [لا طاعة لأحد في معصية الله إنما الطاعة في المعروف] متفق عليه

    Tidak ada ketaatan untuk seseorang dalam maksiat kepada Allah, tiada lain ketaatan itu ada dalam hal yang baik .
    Soal 49: Apa yang kita lakukan jika kita berselisih?
    Jawaban: Kita kembali kepada kitab dan Sunnah.
    Dalil dari AlQur’an:

    فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ(النساء: من الآية59)

    Dan jika kalian berselisih maka kembalikan kepada Allah dan Rasul.
    Dalil dari Sunnah

    [تركت فيكم أمرين لن تضلوا ما إن تمسكتم بهما كتاب الله وسنة رسوله] صحيح

    Aku telah tinggalkan dua perkara, kalian tidak akan sesat selama berpegang teguh dengan keduanya yaitu kitab Allah dan sunnah rasulNya.
    Soal 50: Apa bid’ah dalam agama itu?
    Jawaban: Semua yang tidak ada dalil syar’i atasnya.
    Dalil dari Al-Qur’an :

    أَمْ لَهُمْ شُرَكَاءُ شَرَعُوا لَهُمْ مِنَ الدِّينِ مَا لَمْ يَأْذَنْ بِهِ اللَّه(الشورى: من الآية21)

    Apakah mereka punya sekutu yang mensyare’atkan buat mereka dari agama yang tidak Allah izinkan.
    Dalil dari sunnah:

    [من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه فهو ردّ] متفق عليه

    Barang siapa yang mengada-adakan dalam perkara kami ini, apa yang bukan darinya maka ia tertolak
    Soal 51: apakah ada bid’ah yang baik?
    Jawaban: Tidak ada bid’ah yang baik.
    Dalil dari Al-Qur’an:

    الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْأِسْلامَ دِيناً (المائدة: من الآية3)

    Pada hari ini aku telah sempurnakan buat kalian agama kalian, Telah aku sempurnakan nikmatKu atas kalian dan Aku telah Ridhoi Islam buat kalian sebagia diin [syistim hidup]
    Dalil dari sunnah:

    [إياكم ومحدثات الأمور فإن كل محدثة بدعة وكل بدعة ضلالة] صحيح رواه أبو داود

    Jauhilah oleh kalian semua yang diada adakan, karena semua yang diada adakan itu bid’ah dan semua bid’ah adalah sesat
    Soal 51: Apakah dalam Islam ada sunnah yang baik?
    Jawaban: Ya seperti orang yang memulai perbuatan baik supaya ditiru.
    Dalil dari Al-Qur’an:

     وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَاماً(الفرقان: من الآية74)

    Dan jadikanlah aku imam untuk orang-orang yang bertaqwa.
    Dalil dari sunnah:

    [من سن سنة حسنة فله أجرها وأجر من عمل بها من بعده] رواه مسلم

    Barang siapa yang mencontohkan sunnah yang baik baginya pahalanya dan pahala yang melakukannya setelahnya.
    Soal 53: Apakah cukup bagi seorang untuk memperbaiki diri sendiri?
    Jawaban: Harus memperbaiki diri sendiri dan keluarganya?
    Dalil dari Al-Qur’an:

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَاراً (التحريم: من الآية6)

    Hai orang-orang beriman jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka.
    Dalil dari sunnah:

    [إن الله تعالى سائل كل راع عما استرعاه أحفظ ذلك أم ضيعه] حسن

    Sesungguhnya Allah ta’aala akan meminta pertanggungan jawaban setiap pemimpin dari apa yang dipimpinnya apakah menjaganya atau menyia-nyiakannya.
    Soal 54: Kapan kaum muslimin menang?
    Jawaban: Jika mengamalkan kitab Robb [Pemelihara] mereka dan sunnah nabi mereka?
    Dalil dari AlQur’an:

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ(محمد:7)

    Hai orangorang yang beriman jika kalian menolong Allah, Allah pasti menolongmu dan meneguhkan kaki kalian.
    Dalil dari sunnah:

    [لا تزال طائفة من أمتي منصورين] صحيح رواه ابن ماجه

    Tidak henti-hentinya segolongan dari umatku menang tertolong.

    الحمد لله رب العالمين.

    Wallahu a’lam bish-shawab.

    Sumber : Syaikh Muhammad Jamil Zainu

    4komentar :

    1. Artikelnya bagus sekali... nice...

      BalasHapus
    2. izin menyimak mas.. supaya wawasan makin terbuka... amien :)

      BalasHapus
    3. Alhamdulillah silahkan ya ukhti muslimah Merliza, semoga bermanfaat, salam ukhuwah wahai saudaraku.

      BalasHapus
    4. Doni Masrul, terimakasih sahabat, salam ukhuwah.

      BalasHapus

    top